7 Tanda Pasangan Obsesif dan Pengendali

Jangan terjebak dalam hubungan yang beracun!

Compulsivemagz – Anda mungkin pernah mendengar istilah hubungan beracun. Yup, sesuai dengan namanya, istilah ini digunakan untuk menggambarkan hubungan yang tidak sehat atau obsesif, termasuk hubungan romantis. Ada berbagai alasan yang membuat suatu hubungan menjadi tidak sehat. Dalam hubungan romantis, ciri-ciri toxic relationship dapat dilihat dari sikap pasangan yang suka mengontrol hingga obsesif. Sayangnya, tidak semua orang menyadari bahwa mereka berada dalam hubungan yang beracun. Untuk itu, sebaiknya kenali beberapa tanda pasangan yang obsesif dan suka mengontrol di bawah ini.

1. Membuat segala macam aturan, tapi dia sendiri yang melanggarnya

Sifat obsesif dan pengontrol dari pasangan dapat terlihat ketika dia menciptakan banyak aturan dalam hubungan. Tak jarang aturan tersebut tidak masuk akal, dan cenderung hanya merugikan Anda.

Ia tidak segan-segan untuk marah ketika pasangannya melanggar aturan tersebut. Lebih buruk lagi, meskipun dia membuat aturan, dia sendiri yang melanggarnya.

2. Memaksa pasangan Anda untuk menjadi apa yang dia inginkan dari Anda

Sikap obsesif dan mengontrol kemudian akan terlihat jika pasangan Anda selalu memaksa Anda untuk menuruti keinginannya. Dia akan meminta Anda untuk mengubah berbagai hal, dari cara Anda berpakaian, cara Anda berbicara, cara Anda berjalan, dan sebagainya.

Tujuannya adalah agar Anda menjadi orang baru dan sempurna menurut standarnya. Bahkan, dia tidak ragu untuk mengatakan bahwa dia melakukan itu semua untuk kebaikan Anda sendiri.

3. Tidak mau berkompromi dengan pasangannya

Kompromi adalah aspek penting dari sebuah hubungan. Namun, apa jadinya jika pasangan Anda tidak mau berkompromi? Dia selalu mengutamakan dirinya sendiri dan pendapatnya, terlepas dari apa yang Anda inginkan.

Selain itu, dia juga tidak segan-segan mengambil keputusan sepihak tanpa berdiskusi dengan Anda. Nah, kalau begitu, jelas dia suka mengontrol, kan, Bela!

4. Batasi hubungan pasangan Anda dengan keluarga dan teman

Selanjutnya, pasangan yang obsesif dan pengontrol juga akan mencoba membatasi gerakan Anda. Misalnya, dia melarang Anda terlalu sering bertemu teman atau keluarga. Biasanya, ini dilakukan karena dia curiga atau takut Anda akan mengkhianatinya.

5. Sering menilai pasangan dan merasa selalu benar

Saat menjalin hubungan, wajar jika kita saling menerima kekurangan satu sama lain. Selain itu, wajar juga jika Anda berbicara secara terbuka dengan pasangan. Mulai dari masalah keuangan, psikologis, seksual dan lain-lain. Pasangan juga harus bisa mendengarkan dengan baik.

Tapi tidak dengan pasangan yang obsesif dan mengendalikan. Sebaliknya, mereka akan selalu menghakimi dan menyalahkan Anda atas keputusan yang Anda buat. Seringkali mereka merasa paling benar dan tidak mau disalahkan. Itu buruk!

6. Bertindak terlambat dan melanggar privasi pasangannya

Anda juga dapat melihat tanda-tanda bahwa pasangan Anda terobsesi dengan Anda ketika mereka mulai bertindak terlalu banyak, seperti melanggar privasi Anda. Hal ini ditunjukkan dengan tindakan sederhana seperti mengintip pesan yang Anda kirim, menguping percakapan yang Anda lakukan, atau bahkan diam-diam membuka media sosial Anda.

Nah, saat pasanganmu mulai bertingkah berlebihan dan melanggar privasimu, kamu harus hati-hati lho, Bela! Jangan biarkan kebiasaan ini menyakiti Anda di kemudian hari.

7. Buat pasangannya merasa tidak aman tentang diri mereka sendiri

Terakhir, jika pasangan Anda sering membuat Anda merasa tidak aman, maka kemungkinan besar dia adalah pasangan yang obsesif. Misalnya, ketika Anda berbicara tentang ambisi masa depan Anda, itu membuat Anda putus asa dan membuat Anda tidak aman.

Itulah beberapa tanda pasangan yang obsesif serta suka mengontrol. Anda harus bisa mengenali ciri-cirinya agar tidak terjebak dalam hubungan yang tidak sehat.

Baca Juga : 6 Hal Sepele Ini Bisa Bikin Bad Mood Tanpa Kamu Sadari

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *